Diberdayakan oleh Blogger.

Archive for Oktober 2017

Aku menginginkanmu

Bolehkah suatu saat nanti aku menggenggam tanganmu?
Mengucap janji yang tidak akan kuingkari
Menjadikanmu pelabuhan terakhir dari perantauan bertahun-tahun

Bolehkah?
Atau kau masih ragu dengan cita-cita yang ingin kubangun bersamamu
Mengira aku masih menyimpan nama wanita lain selain namamu

Belum yakinkah kamu dengan perilakuku?
Aku telah menjaga jarak dengan yang lain
Sesuai permintaanmu
Aku telah lakukan itu

Masih adakah yang lain?
Ataukah kau takut tuhan malah memisahkan kita karena terlalu sayang?
Dan kau tidak mau merasakan kehilangan?

Temani aku
Kalau sekarang belum mampu
Tunggu aku
Besok kita akan berdua di atap yang sama

Makassar, 30 oktober 2017

Beristirahatlah #2


Kaki-kaki perlu beristirahat
Pada air hangat buatan cucumu
Badanmu perlu kau sandarkan
pada kasur yang menyajikan kenyamanan
Kita bukan di medan perang

1945
Pak karno telah mengucapkan
janji kemerdekaan
Sejak itu, kau disebut tentara veteran
Beristirahatlah
Giliran kami yang mengisi kemerdekaan


Makassar, 21 oktober 2017

Beristirahatlah #1


Suara senjata terdengar
Tembak menembak terjadi
Penjajah dan pejuang
Mati dan tertawan

Keringat bercucuran
Ayam telah berkokok
Suara adzan telah terdengar
Nenekku bangun
Kataku Indonesia telah merdeka
Beristirahatlah
Giliran kami yang berjuang


Makassar, 21 oktober 2017

Terlalu baik

Kau pergi dengan tanda tanya.
Menyalahkan, menyudutkan, seolah-olah aku telah mendua.
Katamu aku terlalu baik. Dan itu kau jadikan alasan meninggalkanku. 

Sama seperti menyalahkan kopi yang pahit. Padahal  pahitnya kopi adalah kenikmatan. 

Menyalahkan senja karena terlalu indah dengan kuning kemerah-merahannya. Karena indah kau meninggalkannya.


Untuk perempuan yang baik. Laki" harus menjadi yang terbaik. Dan itu kulakukan untukmu, bukan untuk orang lain. Tapi kau rela meninggalkanku.


Makassar, 18 oktober 2017

Kok kamu

Kamu harus tau tadi sore aku melihat perempuan dipinggir jalan. Pikirku itu kamu, ternyata bukan. Hehehe Tidak lucu kan

Jadi teringat, sebelum alarm membangunkanku. Kau sedang bermain-main dalam mimpiku. Lucu kan?

Tapi ini asli, sekarang hpku berbunyi dan wajah yang muncul dalam aplikasi wa ku. Itu kamu.


Makassar, 16 oktober 2017

Kamu adalah?

Kamu adalah kehilangan yang tidak direncanakan
Kamu adalah rindu yang dulu dan kini dilepaskan
Kamu adalah pelangi tapi tidak memberikan keindahan
Kamu adalah cinta yang harus diikhlaskan

Makassar, 14 oktober 2017

Terima kasih kau datang lagi

Kau datang lagi dengan segudang pertanyaan. Salah satu pertanyaanmu dengan siapa kini aku dekat. Setelah itu kau mengungkit-ngungkit masa lalu. Kau selalu saja menyalahkanku atas putusnya hubungan kita. Dan aku menerima itu sebagai bentuk kasih sayangku kepadamu. Kurawat hubungan kita, memberikan perhatian yang lebih dari teman-temanmu tapi katamu aku lebay. Semua yang kulakukan katamu berlebihan. Dan kau risih dengan semua perilaku yang merupakan manifestasi dari cinta yang terlalu dalam. Aku mencintaimu dan aku ingin hubungan kita bertahan. Tahun telah kita lewati bersama tapi ternyata masih ada ketidakpercayaan diantara kita. Masih ada sesuatu yang membuat kita berpisah. Sesuatu itu hanya kau yang tau. Aku bertanya tapi kau tidak menjawab. Terima kasih kau berani mengirimkan pesan kepadaku dan mengungkit masa lalu. Terima kasih, karena itu aku berkesimpulan kau masih punya rasa denganku. Tapi maaf kemarin aku telah memberimu waktu kembali tetapi ternyata sampai waktu itu kau tak menoleh kebelakang melihatku dan menyapaku. Maaf kemarin aku memberikan waktu hatiku untuk menunggu dan waktunya telah habis. Saatnya aku memulai hubungan yang baru. Dan dia telah membantuku bangun dari luka yang kuciptakan karena berani menghirup udara cinta bersamamu. Terakhir kita perlu berdamai dengan semuanya. Masa lalu kita aah sudahlah itu dulunya indah, sekarang biarkanlah aku pergi. 

Makassar, 14 oktober 2017

Pintalah aku kembali

Pelan-pelan namun pasti kau mulai rindu
Dingin malam mulai kau rasakan
Pergiku kini kau sesalkan
Kau malu memintaku kembali
Padahal kalau kau pinta aku siap kembali

Makassar, 11 oktober 2017

Kudisurga #5

Aku adalah ciptaan tuhan. Sebelum tuhan menciptakanku kami berdialog. Katanya aku diciptakan untuk menemani seorang pria yang hidup bertahun-tahun di surga. Dia sedang bersedih karena kesepian dan tuhan bermaksud menghilangkan kesedihan itu dengan memberikan hadiah. Tuhan bertanya kepadaku apakah aku setuju atau tidak. Mengetahui maksud tuhan untuk menghilangkan kesedihan maka aku mengiyakan. Tetapi  tuhan memberikan satu syarat yaitu jangan membiarkan dia jatuh hati kepadaku dan mengungkapkan cinta. Tapi untukku, aku boleh mengatakan sayang dan cinta karena perempuan diberikan kelebihan untuk menggunakan perasaan bukan logika. Aku dihadirkan di surga. Hidup bersama laki-laki yang tuhan maksud. Setelah lama bersamanya perasaanku muncul. Dengan malu-malu kata sayang terlontar di mulutku dan aku berjanji tidak akan meninggalkannya. Ternyata dia memiliki perasaan yang sama. Dia menyukaiku dan mengungkapkan perasaannya kepadaku. Aku mencintaimu itu yg dia katakan. Tuhanpun mendegarnya. Dia diturunkan ke bumi, kami berpisah. Aku menyesal membuatnya menanggung hukuman akibat dari perasaan yang kumiliki.
Tuhan maafkan aku, kembalikan dia.
Makassar sektor tidung, 10 oktober 2017

Pukul 3 dini hari

Sepertinya puisi

Pukul 3 dini hari
Embun pagi tinggal sebentar lagi
Dikampung, pagi dan embun adalah teman
Di kota, pagi dan embun adalah teman tapi sangat sulit ditemukan
Pukul 3 dini hari
Negeri ini masih seperti pukul tiga hari kemarin
Sumber daya alam jadi rebutan pihak asing
Kitapun jadi kuli.
Kata soekarno kepada pemuda pelajar luar negeri, belajarlah dan kembali ke negeri untuk membangun
Tapi negeri ini tidak mampu menghargai para sarjana
Ricky elson salah satu korbannya
Pemuda yang punya visi pembangunan untuk negeri
Mengutamakan energi pembaruan dengan mobil listrik
Tapi dia dihentikan karena  merugikan para mafia
Pendidikan hari ini sangat jauh berbeda dengan yang dulu
Menginginkan mencerdaskan kehidupan bangsa tapi hanya rakyat yang kaya yang dicerdaskan. Setelah cerdas merekapun tidak berdaya dengan kekuatan para kapitalis.
Akhirnya hanya menjadi tenaga pekerja di tanah sendiri
Sampai pukul tiga dini hari

Makassar, 22 september 2017

September akan berakhir

September akan berakhir
Musim hujan pun tiba
Tapi luka yang tercipta masih banyak yang tersisa.

September akan berakhir dan memasuki bulan oktober. Namun perasaan luka ditinggalkan juga tidak hilang  dan masih terasa. Ada perasaan lain yang muncul yaitu kau tiba" balik arah dan mengatakan cinta kepadaku lagi. Mungkin saja itu khayalan tingkat tinggi yang tentunya tidak akan pernah terjadi. 

Musim hujan telah menanti, perjuanganku untuk melupakanmu pastilah sangat sulit. Karena hujan selalu turun bersama kenangan. Maka setiap hujan nantinya kamu harus bersyukur karena aku disini akan selalu mengenang beberapa kisah indah yang pernah terjadi diantara kita. 

Makassar, 24 september 2017

Kau istri sahku

Pendaki selalu menemukan kesusahan ditengah jalan
Ketika sampai di puncak kelelahan terbalaskan
Kenangan akan indahnya dunia telah tersimpan dalam ingatan
Dan kini pendaki itu akan turun kembali
Hidup dalam dunia nyata
Kebisingan ditengah kota
Teriknya matahari
Dan deadline tugas yang sudah menumpuk

Aku kini mencapai puncak itu
kau berhasil kuhalalkan
Setelah bertahun-tahun kita bersama
Keberanian ini akibat kau mulai ragu dengan niatku kepadamu
Maka kubalas dengan sebuah janji yang kuucapkan didepan penghulu, dihadapan para keluargamu
Kau istri sahku
Berikan pelukan mesramu
Bersabarlah menghadapiku
Rawat anak-anak kita nanti
Temani aku sampai akhir hayatku

Makassar, 26 september 2017

Apa kau lupa cara berkabar

Apakah kau lupa cara berkabar
Padahal sangat mudah
Buka telepon genggammu
Kemudian kirim salam kepadaku
Dan aku kujawab salammu
Kata yang tertera pada layar
Menjadi bukti kau baik-baik saja
Atau kau sedang menyembunyikan duka
Sebab aku telah menggoreskan luka

Makassar, 1 oktober 2017

Kumulai denganmu

Aku tidak akan memintamu menjadikanku prioritasmu. Aku tidak akan mengajakmu memasuki mimpi-mimpiku. Tapi aku siap menemanimu mendengarkan keluh kesahmu, menjadi teman hidupmu sampai aku menua dan kau tak bernyawa.

Untuk saat ini kau punya mimpi-mimpi yang ingin engkau capai. Dan kau tak perlu memintaku berkali-berkali. Kalau aku sudah tau maka aku akan mewakafkan diriku membantu mencapai mimpimu. Kenalkanlah aku dengan semua mimpimu. Biar kita sama-sama meraihnya. Bukan untuk menyenangkanku tetapi untuk membahagiakanmu karena kau perempuan yang telah memegang tanganku bangkit dari keterpurukan.kau perempuan yang mengavtakan sayang ketika aku tidak akan lagi menjatuhkan hati. Seperti itulah kehidupan. Akan selalu datang orang yang tepat. Dan doaku untukmu kau orang yang tepat untuk semua situasi yang akan kulewati. Bukan hanya untuk saat ini.


Makassar, 1 oktober 2017

Perlahan aku bangkit

Kenapa kau mesti bersedih melihatku bersama wanita lain. Padahal dulu ketika aku menjaga komitmen yang telah kita ikrarkan bersama kau malah meninggalkanku dan memilih untuk bersama lelaki lain. Padahal aku telah meninggalkan wanita lain yang pernah kudekati atau yang mendekatiku. Itu kulakukan sebagai bentuk protesku terhadapmu yang tetap dekat dengan laki-laki padahal kita telah memilih bersama. Bentuk protesku aneh kan?  Iya aneh agar kamu tersinggung dan harus meninggalkan beberapa laki-laki yang mencoba untuk mendekatimu. 

Tapi waktu tetaplah waktu. Menjadi penguji sampai mana kesetiaan yang ada dalam diri. Sejauh mana kita bisa melangkah bersama. Dan terbukti kau lebih memilih yang lain. Selamat jalan untukmu, suatau hari nanti akan kukenalkau dengan dia. Dia yang sekarang menjadi pendampingku. 

Makassar, 2 oktober 2017

Bolehkah?

Kau melangkah dengan pelan memasuki setapak 3. Kaki kanan dan kirimu saling menghormati. Bergerak bergantian. Baju, kudung, dan rok yang kau kenakan berwarna hijau. Kau sepertinya perempuan perfeksionis. 

Warna pakaian yang kau gunakan sangat cocok dengan warna lorong setapak ini. Hijau dan jingga. Kau berjalan pelan. Beberapa detik kau telah berada di rumah ketiga dari rumah pertama ketika kau masuk lorong. Kau lebih banyak menunduk. Seperti perempuan muslim lainnya yang dianjurkan menundukkan pandangannya. 

Kau semakin  dekat denganku, tentulah sapamu adalah hadiah yang indah pada sore hari ini. Beruntunglah aku memilih duduk didepan rumah. Tidak seperti biasanyaa pukul segini aku didepan tv sambil memegang satu buku. 
Sapalah aku, tapi ketika kau tak menyapaku maka akulah yang akan duluan menyapamu. 

Aah sial, ternyata pas didepanku kau masuk kerumah. Kau kakak ketigaku

Makassar 4 oktober 2017
#pekantimnas

Tuhan itu

Tuhan itu maha baik
Dia menemani cinta dengan kesetiaan
Merangkul kesedihan dengan kasih sayang
Merawat luka dengan pengorbanan

Tuhan itu maha sempurna
Menciptakan malam menemani siang
Mengadakan kamu untuk aku

Tuhan ternyata juga maha jahat
Membuat pengkhianatan dalam kepercayaan
Menyiapkan luka dalam kesetian
Menyiapkan dia sebagai pengganti aku


Makassar, 21 mei 2017

Kau ingin perpisahan

Meskipun rindu hadir menggrogoti
Bukan menciptakan kedamaian melainkan keresahan aku tetap berteman  dengannya

Jangan menangis, karena tangisan bakalan merawat rindu
Padahal yang kau inginkan adalah perpisahan

Makassar, 21 mei 2017

Apa gunanya jadi mahasiswa?

Menjadi seorang mahasiswa adalah sebuah kebanggaan. Bangga terhadap pencapaian diri dan tentunya membuat bangga orang tua. Orang tua mampu menceritakan ke tetangga bahwa anaknya melanjutkan kuliah diperguruan tinggi ternama dan jurusan yang sangat dikagumi. Meskipun orang tua tidak terlalu memahami mengenai jurusan tetapi hal itu tetap menjadi kebanggan untuk diceritakan kepada semua tamu yang berkunjung kerumah.

Apa untungnya jadi mahasiswa?
Dari definisi mahasiswa saja kita mendapatkan gelar maha yang kita tau bahwa predikat maha itu hanya milik sang pencipta, selain itu kita memiliki banyak teman yang berasal dari berbagai daerah yang bakalan membuat kita semakin kagum dengan bangsa ini yang terdiri dari banyak suku. Selain itu banyak perbedaan dan latarbelakang yang membuat kita memahami arti toleransi dan mengaplikasikan bahwa toleransi itu sangat penting.

Apa gunanya jadi mahasiswa?

Makassar, 18 juni 2017

Melawan pendidikan

Cara memutus rantai kemiskinan adalah dengan bersekolah menempuh pendidikan tinggi kemudian bekerja dengan penghasilan yang lebih baik.

Cara melanggengkan kemiskinan adalah memutus harapan mereka bersekolah dan merealisasikannya dengan memahalkan biaya pendidikan.


Makassar, 23 juni 2017

Sayangmu dingin

Sayangmu seperti dinginnya pagi, sangat mendalam membekukan raga ini tapi setianya tak awet. Ketika matahari telah terbit, hangat yang mengisi hati dan kaupun pergi.

Makassar, 6 juli 2017

Belum merelakan

Aku sampai saat ini tidak akan melepasmu. Bukan karena aku terlalu mencintaimu tetapi aku tidak mau tanganmu digenggam oleh orang lain. Bibirmu dikecup oleh bibir lelaki lain. Tubuhmu dinikmati lelaki lain. Untuk hal itu aku masih menyimpan perasaan kepadamu. Dadaku terasa sesak dengan perasaan takut semua itu terjadi padamu. Takut kau melakukan itu. Takut ternyata kau berani dan menikmati melakukannya dengan orang lain. Kutahan air mata untuk tidak menetes agar tidak membuatmu khawatir. Membuatmu tidak dendam. Jujur aku sangat ingin menahanmu. Tetapi yang kurasa semakin keras aku menahanmu maka rasa bencimu kepadaku semakin besar. Semakin kuat aku menahanmu maka semakin berkurang rasa sayangmu kepadaku. Karena itulah aku tidak ngotot menahanmu. Bersama cinta ini kubiarkan kau pergi. Biarkan aku meratapi kesendirian ini. 

Makassar, 4 september 2017

Untuk cinta fitri

Kenapa kau mesti bersedih melihatku bersama wanita lain. Padahal dulu ketika aku menjaga komitmen yang telah kita ikrarkan bersama kau malah meninggalkanku dan memilih untuk bersama lelaki lain. Padahal aku telah meninggalkan wanita lain yang pernah kudekati atau yang mendekatiku. Itu kulakukan sebagai bentuk protesku terhadapmu yang tetap dekat dengan laki-laki padahal kita telah memilih bersama. Bentuk protesku aneh kan?  Iya aneh agar kamu tersinggung dan harus meninggalkan beberapa laki-laki yang mencoba untuk mendekatimu.

Tapi waktu tetaplah waktu. Menjadi penguji sampai mana kesetiaan yang ada dalam diri. Sejauh mana kita bisa melangkah bersama. Dan terbukti kau lebih memilih yang lain. Selamat jalan untukmu, suatau hari nanti akan kukenalkau dengan dia. Dia yang sekarang menjadi pendampingku.

Makassar, 2 oktober 2017

Teman bangkit

Aku tidak akan memintamu menjadikanku prioritasmu. Aku tidak akan mengajakmu memasuki mimpi-mimpiku. Tapi aku siap menemanimu mendengarkan keluh kesahmu, menjadi teman hidupmu sampai aku menua dan kau tak bernyawa.

Untuk saat ini kau punya mimpi-mimpi yang ingin engkau capai. Dan kau tak perlu memintaku berkali-berkali. Kalau aku sudah tau maka aku akan mewakafkan diriku membantu mencapai mimpimu. Kenalkanlah aku dengan semua mimpimu. Biar kita sama-sama meraihnya. Bukan untuk menyenangkanku tetapi untuk membahagiakanmu karena kau perempuan yang telah memegang tanganku bangkit dari keterpurukan.kau perempuan yang mengatakan sayang ketika aku tidak akan lagi menjatuhkan hati. Seperti itulah kehidupan. Akan selalu datang orang yang tepat. Dan doaku untukmu kau orang yang tepat untuk semua situasi yang akan kulewati. Bukan hanya untuk saat ini.

Makassar, 1 oktober 2017

- Copyright © Hidup Mesti Merasa Hidup - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -